Prodi Pendidikan Matematika Unismuh Dorong Pembelajaran Digital di Thailand
UNISMUH.AC.ID, NARATHIWAT – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar (FKIP Unismuh Makassar) menggelar International Seminar on Interactive Digital Learning di Iqra Islam Wittaya School, Narathiwat, Thailand Selatan. Kegiatan yang dipandu oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, Nur Virgin Aulia, bersama Ainun Mardian dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran.
Seminar tersebut menghadirkan pelatihan penggunaan tiga platform pembelajaran digital, yakni GeoGebra, Wordwall, dan Canva. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Internasional FKIP Unismuh Makassar berupaya memperkenalkan inovasi pembelajaran yang dapat membantu guru menciptakan proses belajar yang lebih interaktif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.
Kegiatan diawali dengan sesi pemaparan penggunaan GeoGebra sebagai media pembelajaran matematika berbasis visual. Nur Virgin Aulia menjelaskan bahwa aplikasi tersebut dapat membantu guru dan siswa memahami konsep-konsep abstrak melalui tampilan yang lebih konkret dan interaktif.
Menurut Nur Virgin, GeoGebra memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika, khususnya pada materi geometri dan aljabar. Melalui visualisasi yang dinamis, siswa dapat memahami hubungan antarkonsep secara lebih mudah dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional.
“Kami berharap para guru dapat memanfaatkan GeoGebra, Wordwall, dan Canva untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik saat ini,” ujar Nur Virgin Aulia.
Selain memperkenalkan GeoGebra, seminar juga membahas penggunaan Wordwall sebagai platform pembelajaran berbasis permainan edukatif. Dalam sesi tersebut, Ainun Mardian menunjukkan berbagai fitur Wordwall yang dapat dimanfaatkan guru untuk membuat kuis, permainan interaktif, dan aktivitas belajar yang menarik bagi siswa.
“Melalui Wordwall, guru dapat menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan meningkatkan motivasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran,” kata Ainun Mardian.
Ainun menjelaskan bahwa penggunaan media pembelajaran yang variatif menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan partisipasi siswa di kelas. Menurutnya, pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dapat membantu peserta didik lebih mudah memahami materi yang diajarkan.
Sesi berikutnya difokuskan pada pelatihan penggunaan Canva sebagai media desain pembelajaran. Para guru diperkenalkan dengan berbagai fitur Canva yang dapat digunakan untuk membuat presentasi, poster edukatif, lembar kerja peserta didik, hingga bahan ajar digital dengan tampilan profesional.
Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga mempraktikkan langsung penggunaan ketiga platform tersebut. Para guru terlihat aktif berdiskusi, mencoba berbagai fitur aplikasi, serta mengembangkan media pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
Pihak Iqra Islam Wittaya School menyambut baik pelaksanaan seminar tersebut. Mereka memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Internasional FKIP Unismuh Makassar karena telah menghadirkan program yang dinilai relevan dengan kebutuhan pendidikan di era transformasi digital.
Menurut pihak sekolah, pelatihan ini memberikan wawasan baru bagi guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Mereka juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah.
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa program KKN Internasional tidak hanya menjadi sarana pengabdian masyarakat, tetapi juga wadah implementasi keilmuan mahasiswa di tingkat global. Menurutnya, mahasiswa perlu hadir sebagai agen transformasi pendidikan yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembelajaran di era digital.
Lebih lanjut, Dekan FKIP berpandangan bahwa penguasaan teknologi pendidikan menjadi kompetensi penting bagi guru masa depan. Karena itu, kegiatan seperti seminar pembelajaran digital tidak sekadar mengenalkan aplikasi, tetapi juga membantu membangun budaya inovasi dalam proses belajar mengajar yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Melalui International Seminar on Interactive Digital Learning, mahasiswa KKN Internasional FKIP Unismuh Makassar tidak hanya memperkuat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Thailand, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan literasi digital para pendidik. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan berbasis teknologi di lingkungan Iqra Islam Wittaya School serta memperluas kolaborasi pendidikan antara kedua negara.
Sustainable Development Goals
Berita Terkait
Seminar Internasional Unismuh Makassar-UPSI Malaysia Bahas Mengapa Teknologi Tak Bisa Gantikan Guru
08 Jul 2026
Prodi Pendidikan Matematika Unismuh Gelar Kuliah Tamu, Hadirkan Akademisi UPSI Malaysia
07 Jul 2026
Prodi Pendidikan Matematika Unismuh Dorong Pembelajaran Digital di Thailand
21 Jun 2026