Kegiatan Internasional Fakultas 21 June 2026 2 dibaca

Prodi Pendidikan Matematika Unismuh Dorong Pembelajaran Digital di Thailand

Prodi Pendidikan Matematika Unismuh Dorong Pembelajaran Digital di Thailand

NEWS.UNISMUH.AC.ID, NARATHIWAT – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar (FKIP Unismuh) menggelar International Coloring Competition di Iqra Islamic Wittaya School, Bacho, Narathiwat, Thailand Selatan, pada Sabtu, 21 Juni 2026.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Nur Virgin Aulia dan Ainun Mardian ini bertujuan meningkatkan kreativitas, kemampuan motorik halus, serta imajinasi siswa melalui aktivitas seni yang edukatif dan menyenangkan.

Program tersebut merupakan salah satu agenda pengabdian mahasiswa KKN Internasional FKIP Unismuh yang dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar kreatif bagi peserta didik. Melalui kompetisi mewarnai, mahasiswa menghadirkan metode pembelajaran interaktif yang mendorong siswa mengembangkan potensi diri sekaligus menikmati proses belajar.

Puluhan siswa sekolah dasar mengikuti kompetisi yang berlangsung di lingkungan Iqra Islamic Wittaya School. Mereka diberikan lembar gambar bertema rumah, lingkungan, dan transportasi untuk diwarnai sesuai kreativitas dan imajinasi masing-masing.

Sejak kegiatan dimulai, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi. Mahasiswa KKN turut mendampingi peserta selama proses lomba dengan memberikan arahan, motivasi, dan dukungan agar setiap siswa mampu mengekspresikan ide mereka melalui karya yang dihasilkan.

Pemrakarsa kegiatan, Nur Virgin Aulia, menjelaskan bahwa lomba mewarnai dipilih karena memiliki manfaat yang besar bagi perkembangan anak usia sekolah dasar. Menurut dia, kegiatan tersebut mampu menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mendidik.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, melatih kemampuan motorik halus, serta meningkatkan rasa percaya diri melalui karya yang mereka hasilkan,” kata Nur Virgin Aulia.

Ia menambahkan bahwa aktivitas mewarnai tidak hanya mengasah kemampuan seni, tetapi juga melatih berbagai keterampilan penting lainnya. “Kegiatan mewarnai juga menjadi media pembelajaran yang efektif dalam melatih ketelitian, kesabaran, kemampuan mengenal warna, serta mengasah daya imajinasi anak sejak usia dini,” ujarnya.

Menurut Nur Virgin, ruang-ruang kreatif seperti ini penting dihadirkan dalam lingkungan pendidikan dasar karena dapat membantu anak belajar secara aktif dan menyenangkan. Ia menilai kreativitas yang diasah sejak dini akan menjadi modal penting dalam proses perkembangan siswa di masa mendatang.

Sementara itu, Ainun Mardian, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Unismuh, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen mahasiswa KKN Internasional dalam memberikan kontribusi nyata kepada dunia pendidikan di lokasi penugasan.

“Melalui kegiatan yang sederhana namun bermakna, kami berharap dapat menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan minat siswa terhadap kegiatan seni dan kreativitas,” kata Ainun Mardian.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis kegiatan kreatif mampu meningkatkan keterlibatan siswa selama proses belajar. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun hubungan positif antara mahasiswa Indonesia dan peserta didik di Thailand Selatan.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa program KKN Internasional tidak hanya berorientasi pada pengabdian masyarakat, tetapi juga menjadi sarana implementasi kompetensi calon guru dalam konteks global. Melalui interaksi lintas budaya, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kemampuan pedagogik, komunikasi, serta adaptasi sosial di lingkungan internasional.

Lebih jauh, kegiatan seperti International Coloring Competition menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, melainkan juga pengembangan karakter, kreativitas, dan keterampilan abad ke-21. Pendekatan tersebut sejalan dengan kebutuhan pendidikan modern yang menempatkan peserta didik sebagai pusat proses pembelajaran.

Pihak Iqra Islamic Wittaya School menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Para guru memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa FKIP Unismuh yang menghadirkan aktivitas edukatif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas dan potensi peserta didik.

Sebagai bentuk penghargaan, panitia memberikan apresiasi kepada siswa dengan hasil pewarnaan terbaik. Meskipun demikian, seluruh peserta tetap memperoleh penghargaan dan motivasi atas partisipasi aktif mereka selama mengikuti kompetisi.

Melalui International Coloring Competition yang dilaksanakan pada Sabtu, 21 Juni 2026, mahasiswa KKN Internasional FKIP Unismuh berharap dapat meninggalkan pengalaman belajar yang berkesan bagi para siswa di Thailand Selatan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Thailand serta menunjukkan peran mahasiswa sebagai agen pengabdian yang mampu membangun kreativitas, karakter, dan kolaborasi lintas budaya melalui pendidikan.

Sustainable Development Goals

SDG 4
SDG 4 Pendidikan Berkualitas
SDG 17
SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Bagikan: Facebook Twitter WhatsApp
Tanya AI